Minggu, 26 Mei 2013

BELAJAR CERDAS



BELAJAR CERDAS

A.  STRATEGI BELAJAR CERDAS
CERDAS adalah singkatan dari prinsip-prinsip strategi belajar secara efektif. Prinsip belajar CERDAS akan membantu Anda menggunakan strategi belajar dengan cara yang CERDAS. Sebagai mahasiswa, Anda perlu melakukan perencanaan dan pengelolaan belajar. Mahasiswa UT pada umumnya adalah mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Oleh karena itu, berbagai aktivitas dilakukan selain belajar seperti bekerja, kegiatan sosial, dan lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Anda perlu melakukan perencanaan dan pengelolaan belajar untuk belajar dengan lebih baik dan lebih efektif.

CERDAS merupakan singkatan dari:
C erdik menggunakan strategi belajar
E fektif dalam menggunakan waktu belajar
R ealistis dalam merencanakan belajar
D apat mencapai -> tujuan yang dibuat
A kurat dalam perencanaan belajar
S pesifik dalam menetapkan tujuan belajar
Cerdik Dalam Mengelola Belajar:
  • Cerdik dalam menyusun target belajar
  • Cerdik memonitor pelaksanaan belajar
  • Cerdik mengevaluasi belajar
  • Cerdik dalam mengenali lingkungan belajar
  • Cerdik dalam menggunakan berbagai strategi belajar
Ø  Efektif Dalam Belajar  
Berarti mampu mengelola waktu dengan terampil, sehingga berbagai kegiatan dapat diselesaikan dengan baik
Ø  Realistis Dalam Belajar
  • Membuat tujuan belajar jangka pendek dan jangka panjang yang Realistis.
  • Tujuan yang R E A L I S T I S akan meningkatkan motivasi dan menggerakkan Anda untuk mencapai tujuan akhir tanpa frustrasi.....!!!
Ø  Dapat Mencapai Tujuan Yang Disusun
Merupakan usaha meningkatkan motivasi, karena tujuan belajar yang cukup sulit akan memberikan perasaan yakin akan kemampuan diri sendiri dan bangga. Sedangkan tujuan belajar yang disusun terlalu tinggi atau terlalu rendah akan menurunkan motivasi bahkan membuat frustrasi.
Ø  Akurat Dalam Belajar  
Akurat berarti dapat diukur. Tujuan jangka pendek yang Anda buat harus akurat atau dapat diukur. Tujuan yang akurat membuat Anda tahu sampai seberapa jauh Anda sudah mencapai sasaran yang direncanakan sebelumnya. Misalnya: berapa kegiatan belajar yang direncanakan akan dibaca hari ini. Contoh tersebut lebih baik daripada hanya merencanakan membaca modul tapi tidak mentargetkan berapa banyak, sehingga tanpa disadari waktu ujian telah tiba.
Ø  Spesifik Dalam Belajar
Spesifik dalam menetapkan tujuan yang Anda buat. Sebagai contoh, Anda merencanakan membaca 2 kegiatan belajar hari ini. Selain akurat, tujuan tersebut harus spesifik menunjukkan modul apa sehingga lebih jelas. Tujuan yang spesifik akan membuat tujuan belajar yang dibuat menjadi lebih akurat, dapat diukur dan menghemat waktu/efektif.
B.  TIPS DALAM BELAJAR
1.      Belajarlah sambil mendengarkan musik .
Berbagai penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara pengaruh musik dengan peningkatan prestasi belajar. Musik membuat anda “mengalir’ , dan merangsang pikiran untuk berkosentrasi pada apa yang sedang anda pelajari atau kerjakan . Idealnya anda mendengarkan musik klasik atau instrumentalia/ musik lembut dengan beat yang santai . Tapi kalau anda tidak bisa menikmatinya , putarlah musik kesayangan anda
2.      Ciptakan suasana ruang belajar anda senyaman mungkin supaya anda betah berada disana.
 Kalau memungkinkan , hiasilah dengan gambar-gambar pilihan atau kata-kata yang bisa memberi motivasi. Boleh juga menggantungkan poster idola , photo kekasih, atau piagam penghargaan yang pernah anda raih . Perhatikan juga ventilasi udara agar kamuanda tidak merasa kepanasan atau kedinginan . Aturlah penerangan agar sesuai dengan keperluan anda , tidak terlalu redup dan tidak pula terlalu menyilaukan.
3.      Aturlah waktu belajar dengan seefisien mungkin .
Biasakanlah untuk belajar setiap hari pada jadwal yang telah anda  tetapkan. Hindari kebiasaan menumpuk tugas yang perlu dikerjakan sampai menjelang batas akhir waktu yang ditetapkan. Hentikanlah kebiasaan sistem kebut semalam. Cara belajar seperti itu akan  menjadi pribadi yang harus ditekan untuk bergerak . Pola ini biasanya akan berlanjut ketika andah memasuki dunia kerja dan bisa menghambat peningkatan karir anda kelak.

4.      Belajarlah dengan aktif .
Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja. Hasil belajar anda akan lebih optimal kalau anda belajar sambil mempraktekkan apa yang anda pelajari. Sistem belajar sambil praktek sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak pendidikan inormal seperti kursus bahasa, mengemudi, inormatika , menjahit dsb. Prinsipnya berlaku untuk bidang apapun yanganda pelajari , termasuk belajar bicara didepan umum , belajar berdansa , berenang dsb.
5.      Belajarlah dengan minat yang besar agar kualitas dan hasil belajar anda lebih optimal.
informasi yang berhubungan dengan materi yang anda pelajari. Itulah alasannya mengapa sebaiknya anda kuliah dibidang yang benar-benar  . Kalau anda sangat menyukai teknik , mungkin andaakan mengalami masalah kalau anda harus kuliah ekonomi dsb. Tapi kalau anda sudah terlanjur salah jurusan, atau berada ditempat yang kurang anda sukai maka cobalah unuk menyukainya. Milikilah rasa tanggung jawab terhadap sesuatu yang telah anda ambil atau putuskan. Namun terkadang minat juga bisa muncul dari penyusuaian diri , percayalah tidak ada ilmu yang tak bermanfaat raihlah segala bidang ilmu , pelajari dengan matang jangan setengah-setengah hingga bisa didapat suatu kecerdasan multi dimensi.
6.      Pelajarilah teknik belajar yang efektif agar anda belajar dengan waktu yang relatif singkat tapi dengan hasil yang lebih memuaskan.
 Sebagai contoh TEKNIK PENYEBARAN WAKTU mengajarkan bahwa lebih baik kamu belajar 3 x 1 jam daripada 1 x 3 jam.
7.      Pelajarilah teknik membaca cepat agar anda bisa membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula.
 Ini adalah kemampuan vital bagi anda yang hidup diera digital dan informasi. Dengan daya baca berkecepatan tinggi, syukur-syukur bisa membaca dengan mata hati pula ,sehingga arus informasi yang deras tidak akan meneggelamkan anda , tapi justru melejitkan prestasi untuk meraih keberhasilan.
8.      Pelajarilah teknik mengingat dengan memanaatkan kata kunci atau kata akronim.
 Dengan kemampuan ini daya ingat anda akan dipertajam sehingga anda bisa mengingat bahan pelajaran dengan cepat dan akurat. Banyak teknik mengingat yang sudah teruji praktis yang dapat dipelajari untuk meningkatkan daya ingat, daya konsentrasi dan memacu potensi belajar.
9.      Pelajarilah teknik menulis.
Dengan kemampuan ini anda tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan tulis-menulis secara sistematis dan mudah dipahami, baik berupa laporan , skiripi, artikel dsb. Keahlian menulis sangat diperlukan didunia kerja dan juga akan memungkinkan anda untuk menjadi penulis buku , wartawan dsb.
10.  Pelajarilah cara berpikir yang logis , rasional dan objektif.
 Meskipun pikiran anda lebih hebat dari komputer , mungkin baru sebagian saja /kecil bagian dari otak yang anda manfaatkan. Berkat jasa para ilmuwan, sekarang otak anda  bisa dilatih untuk memacu potensimu yang luarbiasa sehingga anda bisa lebih berprestasi dalam studi dan sukses dalam hidup.

C.  TIPS DAN TRIK PERSIAPAN MENGHADAPI UJIAN
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1.      Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2.      Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3.      Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4.      Disiplin Dalam Belajar
 kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5.      Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6.      Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7.      Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8.      Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
9.      Belajar dengan Keras
Belajar keras bukan berarti  belajar arogansi, Belajar keras, itu identik dengan belajar yang dilakukan dengan disiplin, penuh ketekunan, kecermatan, ketelitian dan konsentrasi tinggi selama kita belajar. Sudahkan selama ini kita semua belajar seperti itu? Tentunya di Ujian besok, disiplin terhadap waktu, ketelitian, kecermatan dan konsentrasi amat sangat diperlukan.
10.  Belajar dengan Smart
Belajar smart, adalah belajar yang penuh dengan daya inovasi, kreatif secara simple, mind, aplicatif,rational dan trick. Buatlah cara belajarmu menjadi  sederhana, menyenangkan, mudah diaplikasikan, rasional dan selalu mencari strategi dan trick yang tepat dalam  memahami dan mengerjakan sesuatu.
11.  Belajar dengan Cerdas
Orang belajar itu untuk menjadi tahu dari tidak tahu. Belajar itu bisa dari dulunya tidak bisa. Jadi belajar itu menjadikan cerdasnya seseorang. Maka jadilah orang cerdas. Cerdas untuk membaca, menulis, menghitung, mengerjakan, mencoba,membedakan,menganalisis dan memahami semuanya. Tentunya kecerdasan seseorang berbeda-beda, tetapi orang yang belajar pasti tujuannya adalah cerdas. Jadi, jadilah siswa yang cerdas dalam mengerjakan soal-soal ujian yang besok kamu akan hadapi.
12.  Belajar dengan Ikhlas
Belajar ikhlas adalah belajar memposisikan diri sebagai orang yang mau menerima, berserah diri, dan tanpa pamrih. Belajar menerima keputusan yang terbaik yang diberikan kepada kita, selalu dekat kepada Illahi Robbi atas kekuasaaNya. Yang terakhir, apa pun yang kita lakukan selama menjadi siswa, harapan pastinya ingin menjadi orang yang sukses di segala hal, walaupun dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Selamat menempuh ujian siswaku, semoga sukses. Maafkan segala kekurangan gurumu. Yakinlah bahwa selama tiga tahun belajar di bangku sekolah SMA, kamu dapat meraih kesuksesan Ujian dengan keringat semangat belajarmu yang ikhlas.
13.  Fokus Kepada Apa yang Kita Kerjakan
Fokus terhadap pelajaran juga perlu. Kalau kita belajar dengan membawa masalah lain, misalnya masalah hubungan kita dengan pacar, maka usaha kita untuk belajar secara maksimal pun akan percuma. Karena fikiran kita akan lebih fokus ke masalah pribadi kita. Usahakan ketika kita belajar, fokuskan diri kita terhadap pelajaran. Semua masalah pribadi untuk sementara kita buang jauh-jauh dahulu. Caranya agar kita bisa fokus, mungkin kita bisa mencari sebuah soal yang rumit untuk kita selesaikan. Munculkan rasa penasaran kalian dan pantang menyerah untuk menyelesaikan soal tersebut. Karena rasa pantang menyerah itu membawa kalian untuk membuka-buka buku untuk menemukan penyelesaian dari soal tersebut.
D.  TRIK BELAJAR CERDAS
Pasti kita akrab dengan belajar SKS (sistem kebut semalam) yang menjadi andalan disaat kia belajar. Belajar suntuk sampai tengah malam, bahkan pagi hari sampe engga tidur. Atau dgn pola belajar yg matang, udah siap sebelum hari H berbekal ilmu dan hapalan yg udah di luar kepala.
Untuk kita yang udah akrab dengan pola SKS, sebaiknya cara itu harus mulai kita tinggalkan. Karena cara itu kurang efektif untuk ingatan jangka panjang. Dan untuk kita yang akrab beberapa jam sebelum ujian (misal ujian jam 8 pagi, kita belajar lagi pagi jam 7 atau beberapa menit sebelum ujian) sebaiknya juga tinggalkan, karena itu juga akan menghapus memori ilmu yang udah kita pelajari sebelum-sebelumnya.
----------------------------------------------
Caranya adalah sebagai berikut:
a)      Sebelum belajar, sikat gigi dulu.
Saat aku dikasi tahu temenku tentang trik pertama ini, bingung apa maksudnya. 'Apa hubungannya sikat gigi dengan belajar?', itu benak saat itu. Dan bahkan sampai sekarang pun masih bingung apa hubungannya. Cuma kalo dilogika, sepertinya belajar dalam keadaan mulut segar itu terasa fresh dan otak terasa segar (gimana rasanya kalo kita sehabis sikat gigi, segar kan?). Perasaan yang segar akan mempermudah kita dalam proses belajar.
b)      Berwudhu dan menjaga wudhu
Setelah diberi tahu trik pertama, trik kedua ini lebih indah lagi. Disaat kesegaran kita setelah sikat gigi + berwudhu, gimana rasanya? Subhanalloh... Luat biasa! Dan berusaha untuk menjaga wudhu, itu jangan lupa. Gimana kalo pas belajar tiba-tiba batal? Ya berwudhu lagi, dan berusaha untuk menjaganya. Sepertinya di trik ini kita juga belajar tentang menjaga konsentrasi dan niat dalam melakukan sesuatu.
c)      Perbanyak melaksanakan solat sunnah (Dhuha, Rawatib, Tahajud, dll.)
Kalo langkah udah ga perlu dibahas panjang lebar lagi, Kita tahu kan kalo kewajiban solat cuma 5 kali, tapi kalo ditambah sunah-sunahnya + doa, luar biasa bukan? Yang pasti disaat ini kita harus banyak-banyak 
d)     Setelah solat (fardhu ataupun sunnah) dibiasakan membaca Al-Qur’an
Nah, ini juga sunnah yg luar biasa sekali pahalanya. Sepertinya ini g perlu dibahas panjang lebar (karena aku juga sulit gmn menjelaskannya, takut kalo salah). Yang jelas, sunah dan kewajiban ga perlu dipertanyakan lagi.
e)      Jangan bergadang, lebih baik tidur awal dan belajar solat malam
Untuk kita yaang spesialis SKS (Sistem Kebut Semalam), sebaiknya tinggalkan. Mata, badan, dan otak kita itu butuh istirahat. Efektif kita harus tidur jam 10 malam, bahkan ini jg sunah nabi dan sahabat. Untuk apa? Solat malam. Kita harus mulai belajar solat malam, salah satu sunah terindah yang amalannya luar biasa.
f)       Perbanyak doa, terutama di waktu-waktu mustajab (1/3 malam, sujud terakhir, menunggu iqomat, dll.)
 Untuk kita yang biasanya selesai solat (wajib atau sunah) jangan langsung beranjak, luangkan waktu untuk berdoa, terutama di waktu-waktu mustajab. Tau mustajab kan? Insya Alloh dikabulkan, amin...
g)      Mohon doa dari orang tua dan teman-taman (pokoknya banyak orang)
Kapanpun dan dimanapun (kecuali di dalem WC ya, hehee) perbanyak doa. Jangan lupa juga kita harus meminta doa pada orang disekitar kita (orang tua, sodara, tetangga, sahabat, dll) sebanyak-banyaknya. Setiap bertemu orang, ngomong aja, 'Minta doanya ya agar aku berhasil ujian.'
h)      Tinggalkan maksiat , usahakan sebisa mungkin puasa, perbanyak infaq, terus istiqomah
Nah lho, nah lho... Untuk kita yang masih rawan di hal ini, hati-hati lho ya. Tau maksiat kan? Ga perlu dijelasin dah, tau semua kayaknya. Yang jelas itu harus ditinggalkan. Engga cuma pas mau ujian aja lho, tapi tiap hari. Puasa, infaq, sodaqoh juga jangan lupa. Yang biasanya cuma puasa setahun sekali (pas romadhon) tambahi lagi sunah-sunahnya (senin-kamis, daud, dll). Istiqomah juga jangan lupa.

Ini Trik Untuk H – 1 Ujian:
Ø  Yang biasanya belajar sampe malem, mending ya tidur aja kalo udah jam 10 malem.
Ø  Kalo takut ga bisa bangun untuk solat malem, minta sodara, ortu, jam weker, alarm HP sebanyak-banyaknya. Memang biasanya untuk pertama kali itu sulit. Tapi kalo udah kebiasaan ya gampang aja.
Ø   Udah bangun pagi buta (jam 2 atau 3 pagi), langsung sikat gigi, wudhu, solat sunah, doa, baca alqur'an, baru belajar. Belajar di pagi hari seger banget lho. Ini kondisi dimana otak dalam keadaan fresh 100%.
Ø  Solat Subuh jangan lupa, mandi juga (masa mau ujian ga mandi?). Kalo pas hari itu ada waktu untuk puasa sunah (misal hari senin / kamis), laksanakan puasa. Berarti pas bangun pagi buta tadi juga sahur sekalian. Waktu bisa diatur lah gimana.
Ø   Minta doa ibu, ayah, kakak, adik, om, tante, pakde, bude, kakek, nenek, tetangga kanan-kiri, teman-teman, orang ketemu di jalan, sopir dll. Minta doa supaya diberi kelancaran dalam menghadapi ujian dan hasil yang optimal.
Ø  READY TO EXAM! Saran. Saran: Ga perlu baca-baca materi lagi kalo udah sampai tempat ujian. Kalo itu dilakukan, apa yg udah dipelajarin pagi-pagi sebelumnya akan lupa dan yang diingat hanya apa yang kita baca beberapa menit sebelum ujian itu.
REFERENSI



BELAJAR CERDAS

A.  STRATEGI BELAJAR CERDAS
CERDAS adalah singkatan dari prinsip-prinsip strategi belajar secara efektif. Prinsip belajar CERDAS akan membantu Anda menggunakan strategi belajar dengan cara yang CERDAS. Sebagai mahasiswa, Anda perlu melakukan perencanaan dan pengelolaan belajar. Mahasiswa UT pada umumnya adalah mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Oleh karena itu, berbagai aktivitas dilakukan selain belajar seperti bekerja, kegiatan sosial, dan lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Anda perlu melakukan perencanaan dan pengelolaan belajar untuk belajar dengan lebih baik dan lebih efektif.

CERDAS merupakan singkatan dari:
C erdik menggunakan strategi belajar
E fektif dalam menggunakan waktu belajar
R ealistis dalam merencanakan belajar
D apat mencapai -> tujuan yang dibuat
A kurat dalam perencanaan belajar
S pesifik dalam menetapkan tujuan belajar
Cerdik Dalam Mengelola Belajar:
  • Cerdik dalam menyusun target belajar
  • Cerdik memonitor pelaksanaan belajar
  • Cerdik mengevaluasi belajar
  • Cerdik dalam mengenali lingkungan belajar
  • Cerdik dalam menggunakan berbagai strategi belajar
Ø  Efektif Dalam Belajar  
Berarti mampu mengelola waktu dengan terampil, sehingga berbagai kegiatan dapat diselesaikan dengan baik
Ø  Realistis Dalam Belajar
  • Membuat tujuan belajar jangka pendek dan jangka panjang yang Realistis.
  • Tujuan yang R E A L I S T I S akan meningkatkan motivasi dan menggerakkan Anda untuk mencapai tujuan akhir tanpa frustrasi.....!!!
Ø  Dapat Mencapai Tujuan Yang Disusun
Merupakan usaha meningkatkan motivasi, karena tujuan belajar yang cukup sulit akan memberikan perasaan yakin akan kemampuan diri sendiri dan bangga. Sedangkan tujuan belajar yang disusun terlalu tinggi atau terlalu rendah akan menurunkan motivasi bahkan membuat frustrasi.
Ø  Akurat Dalam Belajar  
Akurat berarti dapat diukur. Tujuan jangka pendek yang Anda buat harus akurat atau dapat diukur. Tujuan yang akurat membuat Anda tahu sampai seberapa jauh Anda sudah mencapai sasaran yang direncanakan sebelumnya. Misalnya: berapa kegiatan belajar yang direncanakan akan dibaca hari ini. Contoh tersebut lebih baik daripada hanya merencanakan membaca modul tapi tidak mentargetkan berapa banyak, sehingga tanpa disadari waktu ujian telah tiba.
Ø  Spesifik Dalam Belajar
Spesifik dalam menetapkan tujuan yang Anda buat. Sebagai contoh, Anda merencanakan membaca 2 kegiatan belajar hari ini. Selain akurat, tujuan tersebut harus spesifik menunjukkan modul apa sehingga lebih jelas. Tujuan yang spesifik akan membuat tujuan belajar yang dibuat menjadi lebih akurat, dapat diukur dan menghemat waktu/efektif.
B.  TIPS DALAM BELAJAR
1.      Belajarlah sambil mendengarkan musik .
Berbagai penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara pengaruh musik dengan peningkatan prestasi belajar. Musik membuat anda “mengalir’ , dan merangsang pikiran untuk berkosentrasi pada apa yang sedang anda pelajari atau kerjakan . Idealnya anda mendengarkan musik klasik atau instrumentalia/ musik lembut dengan beat yang santai . Tapi kalau anda tidak bisa menikmatinya , putarlah musik kesayangan anda
2.      Ciptakan suasana ruang belajar anda senyaman mungkin supaya anda betah berada disana.
 Kalau memungkinkan , hiasilah dengan gambar-gambar pilihan atau kata-kata yang bisa memberi motivasi. Boleh juga menggantungkan poster idola , photo kekasih, atau piagam penghargaan yang pernah anda raih . Perhatikan juga ventilasi udara agar kamuanda tidak merasa kepanasan atau kedinginan . Aturlah penerangan agar sesuai dengan keperluan anda , tidak terlalu redup dan tidak pula terlalu menyilaukan.
3.      Aturlah waktu belajar dengan seefisien mungkin .
Biasakanlah untuk belajar setiap hari pada jadwal yang telah anda  tetapkan. Hindari kebiasaan menumpuk tugas yang perlu dikerjakan sampai menjelang batas akhir waktu yang ditetapkan. Hentikanlah kebiasaan sistem kebut semalam. Cara belajar seperti itu akan  menjadi pribadi yang harus ditekan untuk bergerak . Pola ini biasanya akan berlanjut ketika andah memasuki dunia kerja dan bisa menghambat peningkatan karir anda kelak.

4.      Belajarlah dengan aktif .
Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja. Hasil belajar anda akan lebih optimal kalau anda belajar sambil mempraktekkan apa yang anda pelajari. Sistem belajar sambil praktek sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak pendidikan inormal seperti kursus bahasa, mengemudi, inormatika , menjahit dsb. Prinsipnya berlaku untuk bidang apapun yanganda pelajari , termasuk belajar bicara didepan umum , belajar berdansa , berenang dsb.
5.      Belajarlah dengan minat yang besar agar kualitas dan hasil belajar anda lebih optimal.
informasi yang berhubungan dengan materi yang anda pelajari. Itulah alasannya mengapa sebaiknya anda kuliah dibidang yang benar-benar  . Kalau anda sangat menyukai teknik , mungkin andaakan mengalami masalah kalau anda harus kuliah ekonomi dsb. Tapi kalau anda sudah terlanjur salah jurusan, atau berada ditempat yang kurang anda sukai maka cobalah unuk menyukainya. Milikilah rasa tanggung jawab terhadap sesuatu yang telah anda ambil atau putuskan. Namun terkadang minat juga bisa muncul dari penyusuaian diri , percayalah tidak ada ilmu yang tak bermanfaat raihlah segala bidang ilmu , pelajari dengan matang jangan setengah-setengah hingga bisa didapat suatu kecerdasan multi dimensi.
6.      Pelajarilah teknik belajar yang efektif agar anda belajar dengan waktu yang relatif singkat tapi dengan hasil yang lebih memuaskan.
 Sebagai contoh TEKNIK PENYEBARAN WAKTU mengajarkan bahwa lebih baik kamu belajar 3 x 1 jam daripada 1 x 3 jam.
7.      Pelajarilah teknik membaca cepat agar anda bisa membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula.
 Ini adalah kemampuan vital bagi anda yang hidup diera digital dan informasi. Dengan daya baca berkecepatan tinggi, syukur-syukur bisa membaca dengan mata hati pula ,sehingga arus informasi yang deras tidak akan meneggelamkan anda , tapi justru melejitkan prestasi untuk meraih keberhasilan.
8.      Pelajarilah teknik mengingat dengan memanaatkan kata kunci atau kata akronim.
 Dengan kemampuan ini daya ingat anda akan dipertajam sehingga anda bisa mengingat bahan pelajaran dengan cepat dan akurat. Banyak teknik mengingat yang sudah teruji praktis yang dapat dipelajari untuk meningkatkan daya ingat, daya konsentrasi dan memacu potensi belajar.
9.      Pelajarilah teknik menulis.
Dengan kemampuan ini anda tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan tulis-menulis secara sistematis dan mudah dipahami, baik berupa laporan , skiripi, artikel dsb. Keahlian menulis sangat diperlukan didunia kerja dan juga akan memungkinkan anda untuk menjadi penulis buku , wartawan dsb.
10.  Pelajarilah cara berpikir yang logis , rasional dan objektif.
 Meskipun pikiran anda lebih hebat dari komputer , mungkin baru sebagian saja /kecil bagian dari otak yang anda manfaatkan. Berkat jasa para ilmuwan, sekarang otak anda  bisa dilatih untuk memacu potensimu yang luarbiasa sehingga anda bisa lebih berprestasi dalam studi dan sukses dalam hidup.

C.  TIPS DAN TRIK PERSIAPAN MENGHADAPI UJIAN
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1.      Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2.      Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3.      Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4.      Disiplin Dalam Belajar
 kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5.      Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6.      Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7.      Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8.      Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
9.      Belajar dengan Keras
Belajar keras bukan berarti  belajar arogansi, Belajar keras, itu identik dengan belajar yang dilakukan dengan disiplin, penuh ketekunan, kecermatan, ketelitian dan konsentrasi tinggi selama kita belajar. Sudahkan selama ini kita semua belajar seperti itu? Tentunya di Ujian besok, disiplin terhadap waktu, ketelitian, kecermatan dan konsentrasi amat sangat diperlukan.
10.  Belajar dengan Smart
Belajar smart, adalah belajar yang penuh dengan daya inovasi, kreatif secara simple, mind, aplicatif,rational dan trick. Buatlah cara belajarmu menjadi  sederhana, menyenangkan, mudah diaplikasikan, rasional dan selalu mencari strategi dan trick yang tepat dalam  memahami dan mengerjakan sesuatu.
11.  Belajar dengan Cerdas
Orang belajar itu untuk menjadi tahu dari tidak tahu. Belajar itu bisa dari dulunya tidak bisa. Jadi belajar itu menjadikan cerdasnya seseorang. Maka jadilah orang cerdas. Cerdas untuk membaca, menulis, menghitung, mengerjakan, mencoba,membedakan,menganalisis dan memahami semuanya. Tentunya kecerdasan seseorang berbeda-beda, tetapi orang yang belajar pasti tujuannya adalah cerdas. Jadi, jadilah siswa yang cerdas dalam mengerjakan soal-soal ujian yang besok kamu akan hadapi.
12.  Belajar dengan Ikhlas
Belajar ikhlas adalah belajar memposisikan diri sebagai orang yang mau menerima, berserah diri, dan tanpa pamrih. Belajar menerima keputusan yang terbaik yang diberikan kepada kita, selalu dekat kepada Illahi Robbi atas kekuasaaNya. Yang terakhir, apa pun yang kita lakukan selama menjadi siswa, harapan pastinya ingin menjadi orang yang sukses di segala hal, walaupun dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Selamat menempuh ujian siswaku, semoga sukses. Maafkan segala kekurangan gurumu. Yakinlah bahwa selama tiga tahun belajar di bangku sekolah SMA, kamu dapat meraih kesuksesan Ujian dengan keringat semangat belajarmu yang ikhlas.
13.  Fokus Kepada Apa yang Kita Kerjakan
Fokus terhadap pelajaran juga perlu. Kalau kita belajar dengan membawa masalah lain, misalnya masalah hubungan kita dengan pacar, maka usaha kita untuk belajar secara maksimal pun akan percuma. Karena fikiran kita akan lebih fokus ke masalah pribadi kita. Usahakan ketika kita belajar, fokuskan diri kita terhadap pelajaran. Semua masalah pribadi untuk sementara kita buang jauh-jauh dahulu. Caranya agar kita bisa fokus, mungkin kita bisa mencari sebuah soal yang rumit untuk kita selesaikan. Munculkan rasa penasaran kalian dan pantang menyerah untuk menyelesaikan soal tersebut. Karena rasa pantang menyerah itu membawa kalian untuk membuka-buka buku untuk menemukan penyelesaian dari soal tersebut.
D.  TRIK BELAJAR CERDAS
Pasti kita akrab dengan belajar SKS (sistem kebut semalam) yang menjadi andalan disaat kia belajar. Belajar suntuk sampai tengah malam, bahkan pagi hari sampe engga tidur. Atau dgn pola belajar yg matang, udah siap sebelum hari H berbekal ilmu dan hapalan yg udah di luar kepala.
Untuk kita yang udah akrab dengan pola SKS, sebaiknya cara itu harus mulai kita tinggalkan. Karena cara itu kurang efektif untuk ingatan jangka panjang. Dan untuk kita yang akrab beberapa jam sebelum ujian (misal ujian jam 8 pagi, kita belajar lagi pagi jam 7 atau beberapa menit sebelum ujian) sebaiknya juga tinggalkan, karena itu juga akan menghapus memori ilmu yang udah kita pelajari sebelum-sebelumnya.
----------------------------------------------
Caranya adalah sebagai berikut:
a)      Sebelum belajar, sikat gigi dulu.
Saat aku dikasi tahu temenku tentang trik pertama ini, bingung apa maksudnya. 'Apa hubungannya sikat gigi dengan belajar?', itu benak saat itu. Dan bahkan sampai sekarang pun masih bingung apa hubungannya. Cuma kalo dilogika, sepertinya belajar dalam keadaan mulut segar itu terasa fresh dan otak terasa segar (gimana rasanya kalo kita sehabis sikat gigi, segar kan?). Perasaan yang segar akan mempermudah kita dalam proses belajar.
b)      Berwudhu dan menjaga wudhu
Setelah diberi tahu trik pertama, trik kedua ini lebih indah lagi. Disaat kesegaran kita setelah sikat gigi + berwudhu, gimana rasanya? Subhanalloh... Luat biasa! Dan berusaha untuk menjaga wudhu, itu jangan lupa. Gimana kalo pas belajar tiba-tiba batal? Ya berwudhu lagi, dan berusaha untuk menjaganya. Sepertinya di trik ini kita juga belajar tentang menjaga konsentrasi dan niat dalam melakukan sesuatu.
c)      Perbanyak melaksanakan solat sunnah (Dhuha, Rawatib, Tahajud, dll.)
Kalo langkah udah ga perlu dibahas panjang lebar lagi, Kita tahu kan kalo kewajiban solat cuma 5 kali, tapi kalo ditambah sunah-sunahnya + doa, luar biasa bukan? Yang pasti disaat ini kita harus banyak-banyak 
d)     Setelah solat (fardhu ataupun sunnah) dibiasakan membaca Al-Qur’an
Nah, ini juga sunnah yg luar biasa sekali pahalanya. Sepertinya ini g perlu dibahas panjang lebar (karena aku juga sulit gmn menjelaskannya, takut kalo salah). Yang jelas, sunah dan kewajiban ga perlu dipertanyakan lagi.
e)      Jangan bergadang, lebih baik tidur awal dan belajar solat malam
Untuk kita yaang spesialis SKS (Sistem Kebut Semalam), sebaiknya tinggalkan. Mata, badan, dan otak kita itu butuh istirahat. Efektif kita harus tidur jam 10 malam, bahkan ini jg sunah nabi dan sahabat. Untuk apa? Solat malam. Kita harus mulai belajar solat malam, salah satu sunah terindah yang amalannya luar biasa.
f)       Perbanyak doa, terutama di waktu-waktu mustajab (1/3 malam, sujud terakhir, menunggu iqomat, dll.)
 Untuk kita yang biasanya selesai solat (wajib atau sunah) jangan langsung beranjak, luangkan waktu untuk berdoa, terutama di waktu-waktu mustajab. Tau mustajab kan? Insya Alloh dikabulkan, amin...
g)      Mohon doa dari orang tua dan teman-taman (pokoknya banyak orang)
Kapanpun dan dimanapun (kecuali di dalem WC ya, hehee) perbanyak doa. Jangan lupa juga kita harus meminta doa pada orang disekitar kita (orang tua, sodara, tetangga, sahabat, dll) sebanyak-banyaknya. Setiap bertemu orang, ngomong aja, 'Minta doanya ya agar aku berhasil ujian.'
h)      Tinggalkan maksiat , usahakan sebisa mungkin puasa, perbanyak infaq, terus istiqomah
Nah lho, nah lho... Untuk kita yang masih rawan di hal ini, hati-hati lho ya. Tau maksiat kan? Ga perlu dijelasin dah, tau semua kayaknya. Yang jelas itu harus ditinggalkan. Engga cuma pas mau ujian aja lho, tapi tiap hari. Puasa, infaq, sodaqoh juga jangan lupa. Yang biasanya cuma puasa setahun sekali (pas romadhon) tambahi lagi sunah-sunahnya (senin-kamis, daud, dll). Istiqomah juga jangan lupa.

Ini Trik Untuk H – 1 Ujian:
Ø  Yang biasanya belajar sampe malem, mending ya tidur aja kalo udah jam 10 malem.
Ø  Kalo takut ga bisa bangun untuk solat malem, minta sodara, ortu, jam weker, alarm HP sebanyak-banyaknya. Memang biasanya untuk pertama kali itu sulit. Tapi kalo udah kebiasaan ya gampang aja.
Ø   Udah bangun pagi buta (jam 2 atau 3 pagi), langsung sikat gigi, wudhu, solat sunah, doa, baca alqur'an, baru belajar. Belajar di pagi hari seger banget lho. Ini kondisi dimana otak dalam keadaan fresh 100%.
Ø  Solat Subuh jangan lupa, mandi juga (masa mau ujian ga mandi?). Kalo pas hari itu ada waktu untuk puasa sunah (misal hari senin / kamis), laksanakan puasa. Berarti pas bangun pagi buta tadi juga sahur sekalian. Waktu bisa diatur lah gimana.
Ø   Minta doa ibu, ayah, kakak, adik, om, tante, pakde, bude, kakek, nenek, tetangga kanan-kiri, teman-teman, orang ketemu di jalan, sopir dll. Minta doa supaya diberi kelancaran dalam menghadapi ujian dan hasil yang optimal.
Ø  READY TO EXAM! Saran. Saran: Ga perlu baca-baca materi lagi kalo udah sampai tempat ujian. Kalo itu dilakukan, apa yg udah dipelajarin pagi-pagi sebelumnya akan lupa dan yang diingat hanya apa yang kita baca beberapa menit sebelum ujian itu.
REFERENSI


MIND MAP