KETERAMPILAN
MENGINGAT
A.
STRATEGI MENGINGAT BAHAN BICARA
Ada banyak
cara untuk bisa mengingat bahan bicara. Setidaknya, empat cara berikut ini
adalah cara yang paling umum dilakukan oleh banyak pembicara publik. Anda pilih
sendiri mau yang mana, akan tetapi ingatlah bahwa beberapa cara ternyata
merupakan cara yang salah.
Anda bisa
mengingat bahan bicara dengan:
1. Menghafal
Inilah cara yang paling buruk
menurut para pakar public speaking. Mengapa? Karena dengan menghafal, Anda akan
disibukkan oleh berabgai kata atau kalimat, dan bukan ide yang ada di
belakangnya. Padahal, apa yang penting adalah idenya, dan bukan kata atau
kalimatnya. Cara ini menjadi cara terburuk untuk mengingat bahan bicara, karena
Anda akan:
§ Kehilangan ide di belakang setiap
kata dan kalimat;
§ Kehilangan infleksi suara (penekanan
kata) yang normal dan alamiah;
§ Menciptakan mental block di mana
audience Anda akan melihat orang yang sedang mengingat-ingat sesuatu, bukan
orang yang sedang berbicara kepada mereka;
§ Lupa. Ini PASTI terjadi,
persoalannya hanyalah KAPAN!
2. Membaca
Total
Apa yang paling dibenci oleh
audience Anda? Seorang pembicara yang membaca bicaranya! Mereka akan berkata,
“Kalo ngebaca sih, Gua juga bisa!”
Ini juga merupakan cara yang buruk
untuk mengingat bahan bicara karena Anda akan:
ü Kehilangan ide di belakang setiap
kata dan kalimat;
ü Kehilangan infleksi suara yang
normal dan alamiah;
ü Kehilangan ‘pause’ yang merupakan
alat powerful dalam berbicara;
ü Kehilangan kontak mata sebagai
elemen penting dalam berbicara;
ü Kehilangan ‘bicara’ itu sendiri,
karena biasanya bahasa tulisan berbeda dari bahasa lisan.
Anda akan terjebak dalam model
bahasa yang ‘tinggi’, rumit atau terlalu teknis. Efeknya, Anda akan kesulitan membacanya.
Dan lebih parah lagi, audience Anda akan jauh lebih sulit mendengarkanya.
Apa yang Anda ciptakan, hanyalah
sedikit pergerakan, sedikit energi dan sedikit daya tarik. Anda mungkin
terjebak dalam pola dan kebiasaan ini, karena tidak berani mencoba cara lain
yang lebih baik. Maka tipsnya; paksakan saja!
Catatan: Memang ada saatnya Anda
harus membaca. Misalnya untuk kutipan ayat hukum atau kebijakan yang resmi
sifatnya. Atau, jika batasan waktu Anda memang sangat ketat.
Jika memang harus membaca, ikuti
tips ini:
·
Jaga
infleksi suara agar tetap alamiah dan normal;
·
Jaga
‘pause’ agar alamiah dan normal;
·
Jaga
agar suara Anda tetap sama dengan berbicara tanpa membaca.
·
Jaga
agar gesture atau bahasa tubuh Anda tetap alamiah dan normal;
·
Jaga
agar kontak mata Anda tetap efektif dan efisien;
·
Latih
dengan mengucapkannya keras-keras. Ini akan mendekatkan Anda kepada gaya bicara
Anda yang alamiah;
·
Saat
menuliskannya, tulislah sejalan dengan bagaimana Anda akan mengucapkannya;
·
Tulislah
dengan dobel spasi atau lebih. Sisipkan petunjuk bahasa tubuh di bawah setiap
baris;
·
Jangan
tulis dalam huruf besar semua, karena Anda akan lebih sulit membacanya;
·
Tulislah
dengan paragraf pendek;
·
Jika
lebih dari satu halaman, jangan pecah satu pokok pikiran ke dua halaman yang
berbeda;
·
Jangan
gunakan klip untuk menyatukannya;
·
Nomori
skrip bicara Anda. Saat akan berganti halaman, cukup geser halaman yang sudah
‘dibicarakan’ ke samping, untuk melihat halaman berikutnya. Cara ini akan
meminimalisir kesan membaca Anda;
·
Geser
bersamaan dengan waktu ‘pause’ yang tepat. Saat itu, audience Anda sedang
mencerna sehingga tidak terlalu memperhatikan gerakan Anda.
3. Menggunakan
Catatan
Inilah cara yang paling banyak
dipilih oleh para pembicara. Inilah cara pertengahan antara membaca dan
berbicara. Infleksi suara yang normal dan alamiah bisa tetap dicapai. Kontak
mata tetap bisa efektif dan efisien. Bahasa tubuh tetap bisa didemonstrasikan
dengan enak
terlihat.
terlihat.
Perhatikan hal ini:
÷
Jika
catatan Anda letakkan di podium atau meja, Anda tidak bisa bergerak
menjauhinya;
÷
Jika
catatan Anda pegang di tangan, Anda tidak bisa berbahasa tubuh dengan leluasa.
Tips untuk menggunakan catatan:
o
Catat
informasi yang penting saja. Kutipan, statistik, daftar atau angka;
o
Masukkan hanya ‘pemicu’ ide, paragraf atau
kalimat;
o
Jangan catat teks atau paragraf yang akan Anda
ucapkan;
o
Nomori
lembar catatan Anda (ini PENTING!);
o
Sesekali
bergeraklah dengan normal, tidak usah takut menjauhi podium atau meja;
o
Jaga
agar tidak terlalu banyak membaca;
o
Latihlah
bicara Anda dengan memvisualisasikan sesi bicara.
4. Menggunakan
Alat Bantu Visual
Slide Anda bisa membantu. Judul dan
sub judul di slide Anda bisa mengingatkan Anda tentang suatu ide atau pokok
bahasan. Berlatihlah membuat alat bantu visual yang baik, menarik dan membantu,
tapi tidak menggantikan Anda sebagai pembicara.
Keuntungan menggunakan alat bantu
visual:
-
Anda
tidak perlu khawatir tentang kelanjutan bicara Anda. Apa yang akan Anda
bicarakan lebih lanjut sudah ada di sana. Apa yang Anda perlukan hanyalah
kalimat transisi yang baik dan mulus;
-
Anda
bisa bergerak dengan lebih leluasa. Pergerakan Anda akan memaksa audience
mengikuti pembicaraan Anda;
-
Anda
bisa tetap melakukan kontak mata dengan alamiah dan normal;
-
Anda
tetap bisa bicara sesuai dengan track dan alur pemikiran yang telah Anda
rencanakan;
B. MELATIH MEMORY SKILL KETERAMPILAN
MENGINGAT ALA ANAK-ANAK
Ada beberapa cara untuk melatih memori skill keterampilan mengingat ala
anak-anak:
a.
Perhatikan
Detail.
Caranya
ajukan pertanyaan spesifik tentang kejadian yang telah berlalu kepada anak saat
senggang mereka. Misal tanyakan siapa guru yang memuji mereka har ini. Apa nama
koran yang dibaca ayah.
b.
Bermain
Memori.
Buat
kalimat dimana anak harus mengulang kalimat tersebut dan menambahkan satu demi
satu kata lagi sehingga lama-kalamaan akan menjadi kalimat yang lengkap contoh
'Aku akan belajar ……' Suruh si anak meneruskan kalimat tersebut.
c.
Gunakan
Singkatan.
Gunakan
singkatan untuk membantu ingatan si kecil dalam menghafal sesuatu yang banyak.
Misalnya gunakan akronim untuk mengingat warna pelangi yang berarti merah,
jingga, kuning, biru serta ungu, dan lain-lainya yang dapat diciptakan oleh
anak untuk memudahkan dirinya sendiri dalam mengingat.
d.
Membagi
Dan Mengingat Yang Tersulit.
Contoh,
bila anak harus menghafalkan surahQuran, bagilah surah tersebut dalam beberapa
bagian, lalu mulailah menghafal bagian tersulit. Namun untuk
selanjutnya,anak dapat memulai dari bagian yang ia sukai.
e.
Lakukan
Pengulangan.
Berikan
latihan-latihan pengingatan, misal 10 kata bahasa inggris setiap hari atau
tabel perkalian. Minta anak mengulang–ngulang menyebut kata atau perkalian
tersebut dengan suara keras sehingga memudahkan mengingat kembali. Gabungkan
metode ini dengan nomor 6.
f.
Asosiasi.
Bantu
anak secara imajiner mengasosiasikan hal-hal yang perlu diingat
Misalnya delicious harus dipasangkan pada kata food. Sehingga anak langsung
tergambar makanan.
g.
Metode
Mind Mapping.
Ini
sangat bermanfaat untuk menghapalkan konsep-konsep yangkompleks, yang di
tampilkan secara visual. Misal, tentang sistem kerja tubuh. Mind mapping
memudahkan anak untuk menghafal karena otak kiri dan kanan aktif bersamaan.
h.
Suasana
Nyaman Dan Menyenangkan.
Bagaimana pun anak suka bermain, karena itbuatlah situasi
belajar seperti halnya bermain. Dalam situasi yang meyenangkan, otak anak
akabekerja secara efektif dan anak jadi mudah mengingat yang dipelajari.
C. CARA
MENINGKATKAN DAYA INGAT
Ada
banyak cara untuk meningkatkan daya ingat kita. Mengajar atau belajar dengan
menggunakan modalitas belajar visual, auditori, dan kineststik membantu kita
menemukan relevansi dan arti dari materi yang diajarkan. Menggunakan music juga
akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kita menyerap apa yang diajarkan.
Selain
memperhatikan factor di atas, kita juga perlu memperhatikan faktor keterlibatan
emosi. Semakin kuat kekuatan emosi ( terutama emosi positif ) dalam suatu
informasi maka akan semakin kuat informasi itu tertanam dalam memori jangka
panjang kita.
D. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN
DALAM MENGINGAT
Mengapa kita mudah lupa atau sulit mengingat informasi yang kita butuhkan?
Masalah yang sebenarnya bukanlah mengapa kita sulit mengingat tetapi bagaimana
kita memasukkan informasi itu ke dalam memori kita seberapa kuat dan akurat
informasi-informasi itu tertanam dalam memori kita.
Factor yang mempengaruhi kesulitan dalam mengingat
yaitu di antaranya:
v Tidak
relevan dan tidak penting tidak akan menarik minat kita sehingga tidak akan
mendapat perhatian khusus otak kita memproses sangat banyak informasi dalam
satu waktu. Hanya informasi yang kita anggap penting saja yang akan mendapat
perhatian.
v Interperensi
atau gangguan pada saat kita mencoba memasukkan data atau informasi ke dalam
memori. Kira mengalami gangguan atau interperensi sehingga informasi
menjadi kacau.
v Tidak
focus dan tidak konsentrasi.Bila kita berusaha memasukkan informasi ke dalam
memori kita dan pada saat yang bersamaan dalam pikiran kita muncul banyak
pikiran lain yang silih berganti. Otak akan bingung dan tidak tahu harus
memberikan perhatian kepada informasi yang mana. Ii akan berakibat lemahnya
kemampuan penyimpanan informasi.
v Stress atau
beban mental lainnya kondisi pikiran. Mental dan emosional yang tidak mendukung
misalnya stress, saat terjadi upaya memasukkan informasi ke dalam memori akan
berpengaruh terhadap seberapa mudah informasi itu diingat kembali saat
dibutuhkan.
v Fisik yang
lelah kondisi fisik yang lelah juga sangat berpengaruh terhadap daya serap
informasi dan dengan demikian memoengaruhi kemampuan mengingat. Para ahli saat
ini telah mengetahui bahwa pikiran dan tubuh saling mempengaruhi. Saat pikiran
kacau, kkondisi tubuh akan terpengaruh.
Demikian juga saat kondisi tubuh lemah atau lelah, maka pikiran juga
akan terpengaruh.
v Pengaruh
zat kimia tertentu ada kebiasaan hidup yang kurang mendukung kerja otak.
Kebiasaan yang dimaksud misalnya kebiasaan merokok, minum alcohol dan
mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Riset membuktikan bahwa nikotin yang
terdapat dalam asap rokok dapat membunuh sel otak kita. Demikian juga alcohol
dan zat yang ada pada jenis obat-obatan terlarang.
E.
CARA
CEPAT MENGHAFAL RUMUS
Pastikan rumus yan kita dapat atau yang kita
butuhkan sudah pas dan merupakan rumus yang paling singkat. Karena kalau lebih
singkat dan mudah dimengerti,kita tidak perlu menggunakan rumus yang terlalu
panjang. Pahami dan santai tanpa ada tekanan harus hafal dalam jangka waktu
tertentu karena kalau kita merasa ada tekanan untuk harus hafal dalam waktu
singkat otak kita cendrung sulit untuk menghafalnya.
Cobalah membandingkan contoh soal-soal yang berisi
tentang rumus-rumus tersebut bisa digunakan untuk tipe soal apa saja dan
cobalah mengerjakannya. Yang paling penting diri anda sendiri bahwa anda bisa,
paham dan hafal tentang rumus dan bisa mengerjakan soal-soal sejenisnya. Buatlah
catatan kecil tentang rumus tersebut dimana sewaktu-waktu anda butuh atau lupa
anda bisa melihatya.
Contoh cara mengingat kreatif
”MEJIKUHIBINIU"
ME
: Merah
JI : Jingga
KU
: Kuning
HI
: Hijau
BI
: Biru
NI
: Nila
U
: Ungu
Ø ax2 + bx + c = 0
cara mengingatnya : aksi-aksi
kejahatan tambah begitu ekstrim karena bertambahnya copet, keamanan sama saja
tak bernilai.
REFERENSI
Adi W. Gunawan.2003. Genius Learning Strategi.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar